TGIF

“Ah, ini sebenarnya jadi jalan ga sih?. Udah jam segini belum jalan, pulang jam berapa nanti. Aduh, kerjain ini dulu deh. Deim kok gue laper sekarang. Pake jaket gak nih. Dimana sih tempatnya. Aduuh nyokap telfon. Kok gue kaya berasa punya anak ya. Hah? Kok ada orang Dima. Weleh. Ini tempat apa sih?. Makan dulu aja. Hmm…pizza kayanya enak. Main ping pong banget nih. Ini gimana sih cara main pingpong. Gila ternyata gue emang laper. Ih mahal banget sebotolnya, dan gak seliter juga. Ishh. Gini doang, harus ada permainan biar seru. Woow ada Rama Anan. Ingat don’t drink too much. Kasih pertanyaan apa ya ke Tere. Kok blank gue. Ini lebih seru kalo udah mengenal orangnya sih. Wah, pertanyaannya terlalu mudah. Kok gerah yah. Oh my God, tequila. Don’t drink too much. My Gosh, so hot here. Hey, ada Tony..oh right. Don’t make him see me. Mulai garing. Oh lala main puter botol. Haha..saatnya ngerjain epat dan jeffry. Shit! Why they have to ask THAT question. Hmm..another drink still okay. I think. Holy crap, i broke one glass. F**K! there will never happen i am going to call him. It’s not gonna happen. Kenapa sih Rama niat banget bikin gue mabok. Hahahaha..gue tertawa tapi gue ga tau kenapa. Hey, gue kan juga belum pernah foto sama Rama… oh my, did i say it loud? Kok minuman di gelas gue ga abis abis sih. Hey, ini tempat kok berisik banget ya. Kepala gue berat banget. Oh ya ya kita pulang. Kenapa rasanya melayang gini. Kayanya gue mabok deh. Sapa sih nih yang pegang tangan gue. oyyy gue mau pipis. Haduh kepala gue pengen gue tinggal aja.  Semua pada ngeliatin gue kenapa yah..

 

 

Gue jelek banget deh. Ya ampun toilet kantor bersih banget. Ini kok ga selesai selesai sih. Haduh kenapa sih teriak teriak. Oh pil anti mabok ituh. Udah berapa lama gue ada di toilet? Ini kenapa ada Zoel disini. Dia bawain gue air minum. Thank you Zul. Dia belum pulang? Okay, back to toilet… Ini kok ga kelar-kelar. Gue tidur disini aja gimana? I must go home. Lompat-lompat? Boleh ga ganti kepala aja?

 

Rama teriak apa sih? Angin malam enak banget. Kalo gue keluarin kepala ke jendela enak banget. Aduh mual nya ga kelar-kelar. Ini kok jeffry berisik banget sih. Dia ngomong apah? Apaah? Oh Tuhan… ini jam berapa sekarang. Jeffry ga bisa lebih cepat lagi nyetirnya. Cepetan dong Jeff. Oh my God, gue mual lagi. Jeffry ini annoying banget ya.. haduh pegang-pegang kepala, udah tau kepala gue puyeng banget. Senderan? gue lebih milih keluarin kepala ke jendela dibanding senderan. Hiks….hiks..hiks.. gue ga mau pulang dalam keadaan begini. Tapi gue harus pulang. Ini gimana? Haduh, Jeffry ditelpon Risna… mati deh dia. Ya ampuun, gue ga mau mabok lagi. Gak lagi lagi. Kok gue emotional ya. Ini udah dimana? Tuhan, semoga nyokap ga bangun. Selamat! Sampe dirumah. Kirim status dulu. …”

 

 

 

I or We?

source: gettyimages.com

After you read this, maybe you can call me a whinner, or complainer or or a a quiter.. I can’t forbid your thought right, but at least I got some release.

So, I remember back then when I am looking a vacancy in one company to others. The requirements always mention: Able work in team or individually person? off course this is depent the position you are applying.

After I work one to another company in my career life, I learnt how to work as team and how to work individually. Working  individually actually fun if you are one man show.  You can just finish all your work without waiting result from others job. Your responsibility is your jobdesc and that’s it. Okay, your trouble is also yours only.

Meanwhile Team Work is working as team. Many people connected with your job. When you are in team, whatever you do, it will relate with others. If you are delaying jobs, so others also will be delayed. But, you can also have fun, because when the problems came, you don’t have to face it alone. (got my point? 🙂 )

So, which one do you choose?

Team work, which is my topic now, is more complex that just working in team. What is Team work as term, I don’t know for sure, Wikipedia maybe explain it better that I am.

But what in my thought, working as team, is not just connected with others, but you have to press your ego, your idealism, and more broaden your knowledge.

You also learn to be more tolerate, and support (that’s for sure) each others.  The poin is not just finisih your desc job, but look ahead to the success of the project.

Okay, I mentioned support before. But how far support is that be?

Hmm.. support is,well..support. Is that mean replacing? Err.. that’s 2 different words though kinda similar meaning. Support and Replace. Well, let’s see.. (Go to google.com ^_*)

Definition Support & Definition Replace

But, 2 weeks before I learnt another lesson. First, I am not super woman, I am not that tough, and I hate when people don’t responsible. Yes, some people just disappointed me at works. One just wuusshhh in sudden, and only left me some of notes to do which is not ‘supporting’ work. Others, practically no sense of concern what I am gonna through. Practically I am doing his job which should be finished  a few weeks ago. Another one just don’t give me any back up and support and busy about her personal plan.

Disappointed and angry. The first time I feel I have no one to support me. I said my objection about this to my best friends in office. And yeah..they tried to help me, and I really appreciated. I know I should not asked them because they are not in in charge in this project. But they want to help me.

I feel mad, and yes disappointed. And I said that to every team member in this project. I need they know what I was facing last couple weeks. And yes, they know and they are felt sorry. They should be.  One question that I  asked to them, how they just walked away when I need them?

So now that passed. I feel relief. But from that moment I know who’s the person I can count on and not, and who’s the person that only care about their self. If that happened to you, what will you do?

Antara aku, Harry Potter dan XXI (Ampuuuun…dehh!!)

harpot-6

www.imdb.com

“Yes! Harry Potter ke-6 dah keluar…hayukk kapan nonton?” ajakku ke teman-teman melalui sms.
Tanpa menunggu balasan panjang, teman menyanggupi.

Tak habis pikir kenapa Harry Potter sangat-sangat mendunia. I mean BIG! Ibu saya sendiri gak ngerti kenapa saya yang sudah berumur ini pun masih suka nonton HP. Well… itu pertanyaan gak penting dan gak harus dijawab. Aniweiii.. semua orang suka HP.

Berbeda dengan Doraemon , which is Nobita tidak pernah naik-naik kelas.. sejak saya kelas 4 sampai saya bekerja pun tetap kelas 4 SD. Harry Potter tidaklah demikian. Film ini benar-benar mengikuti perkembngan usia.

Aniwei.. saat saya nonton kemarin, kejadiannya tidak seperti yang saya harapkan. Ada dua hal yang saya note.

  • Penonton cilik.

Oke, banyak penonton ABG, tapi banyak juga penonton cilik. Yang saya maksud adalah anak-anak, dari umur 5 – <10.
Saya semakin berpikir, apakah saya tidak salah nonton nih?

Menurut saya Harry Potter bukan lagi film segala umur. No! Seiring dengan bertambahnya umur Harry, permasalahan tidak sekedar ‘wingardium Leviosa” lagi. Segala adegan ciuman dan sedikit kekerasan pun tampak disana. Do those Kids even allow to watch that? Okay.. mereka memang bersama orangtua, tapi tetap saja, apakah orang tua juga sempat menjelaskan maksud-maksud dari setiap adegan?

Apa yang terjadi? Apakah batas-batas itu sudah mulai bias? Dulu, waktu saya masih kecil, film2 yang boleh saya lihat sebatas kartun, dan serial TV full house or Alf dan film binatang. Sekarang, batas film anak-anak pun tidak jelas. Ataukan memang sekarang anak-anak dibawah 10 tahun boleh menonton film yang harusnya diperuntukkan untuk 13 tahun ke atas? What happened? is this real or just me??

Apakah sekrang XXI merangkap restoran?
Ketika orang pergi ke bioskop, mereka ingin mendapatkan experience layar lebar sehingga kita bisa berkata: “Wooooooowwww…!!”. Tentunya tanpa ada suara atau gangguan yang menghalang kita.
Sekarang.. disaat semua lampu sudah redup,atmosphere sudah siap, dan Film sudah dimulai..tiba-tiba dari barisan tak jauh dari saya duduk, seorang bapak berteriak;” Mbak..pesan cocacola nya satu yaa..”.
kepada mbak-mbak 21 yang sedang lewat. “WHAAAATT…….?!?!?!” – mood saya langsung BT.
Saya pikir mbak-mbak itu akan mendamprat bapak itu, tapi ia hanya menggannguk dan keluar dan kembali membawa coca cola. “OH MY GOOOODDD….!!” Please deh om… kenapa gak sekalian pesen Mie ayam??

Apa-apan ini??? Apakah maksudnya 21 ingin meningkatan pelayanan dengan menambah service delivery ke dalam bioskop? Pleaseee… kita hanya duduk max 3 jam, gak perlu bawa makanan yang super banyak kaya mo piknik. Namanya orang indonesia yang emang latahan, setelah bapak itu diantarkan pesanannya, ada orang lain yang juga memesan. Arrghhh………..!!! Alhasil, saya yang kebetulan dapat duduk dekat akses jalan, menonton dengan sangat tidak nyaman karena .. KEPALA-KEPALA itu selalu berseliweran di depan saya.!!!! Benar-benar buruk!!!

Belum lagi, anak-anak kecil yang bolak balik ke kamar mandi. Belum lagi ABG yang lupa mematikann HP nya, belum lagi bapak-bapak yang seliweran karena tidak lewat mana untuk ke toilet! Give me a breaakk wil you!!… Jika memang ingin santai sambil makan, please.. take the premiere class, so you are not bothering someone else!.. GOSSSHH!!!..

Ternyata bukan sembarang artist

gw nulis judul itu setelah mengetahui Christian Sugiono seorang blogger juga, dan bahkan menghadiri WordPress camp indo yang didatangi sama Matt Wullenberg.. iya the Ma.tt Wullenberg yang itu. Kesan pertama gw.. ternyata dia suka jg hal begini (baca: blogging). Sori menyori aja, karena gw sangat shallow untuk melihat kapabilitas selebritis indonesia sekarang ini lebiih dari sekedar pacaran, kawin, cerai sama nikah siri. Soalnya beritanya ituuu mulu, jadi anggapan gw, yah bisanya selebritis indonesia apa sih?!

Nah, sekonyong-konyong gw melihat foto christian di blog-nya Ma.tt dan akhirnya gw iseng mencoba mencari blog-nya. Dan yaa… ternyata selebritis satu ini membuktikan kalo dia bukan seperti artist -artist yang sudah menjamur banget bak kacang goreng kl ada lancar tancep.  Hampir semua postingannya gw baca dan yah.. secara tulisan, alur menulis, sangat terstruktur. Hell yeah, he must! Secara ia mengeyam pendidikan (dan bukan sembarang pendidikan) and gw tahu he is a smart guy..(gw satu smp sama dia). 

Namun, yang buat gw salut, di sela-sela waktunya yang super duper sibuk, dia masih sempet nulis dan menyempatkan mengecek statistik blog nya.. ha! ini dia yang gw salut dari cowok ini. Padahal kl mau, he can ask a assistsnt to do this job. Lebih dari itu, kebiasaan christian blogging membuka gw malu sendiri. Gw yang punya blog di mana-mana jarang banget nulis, even something shallow talk. 

Jadi, entah kenapa christian memotivasi gw untuk sering menulis di blog. Tentang apapun dan mengenai apapun. Haha lucu juga.. tapi ini mungkin motivasi yang gw cari untuk mendorong gw lebih sering blogging. *sigh* secara gw juga mikirin tentang rencana kerja 2009 adalah mempersering menulis  blog. 

Sooo…. thank you christian, you ve moved me! You lift up my spirit to write! Sebagai rasa terima kasih, nama loe, gw link-in ke official blog loe deeh..kassiiiiiihhh daaahhhh…!! hehhe 

later..

xoxo

Greetings from Owner

Hi bloggers..kenalin..ini adalah blog gue yang terbaru. Gue mengenal blog ini dari seorang rekan kerja yang sebelumnya, mengenalkan gue dengan blog yang lain. Blog ini bernama Single Out, untuk memfasilitasi kehidupan orang-orang single. Because I’m a woman, so we’ll talk about many stuffs like Shopping, trend, beauty, sex, love and the most important subject: Men. But, im open with any other subject. So, i hope you can join me to make this blog crowded. Cheers!