Tepat seminggu lalu, saya didaulat untuk mewakili teman-teman dari Girls In Tech Indonesia untuk menjadi salah satu pembicara tentang Technologi dan Perempuan di sebuah acara bernama ‘Super Women Camp’. Acara yang berisi seminar dan workshop yang diadakan oleh sebuah komunitas lokal Perempuan Punya Karya (PPK) yang ada di Yogyakarta. Sebenarnya undangan itu buat bos saya, tapi berhubungan ia berhalangan di tanggal tersebut, ia meminta saya. Seperti yang saya janjikan kepada diri saya untuk tidak menolak untuk menerima tantangan. Saya tidak berpikir lama ketika bos saya, Anan, meminta saya untuk yang datang. Saat tawaran itu diinfokan ke saya, waktunya masih 3 minggu lebih sebelum acara. Namun, dari situ segalanya berlalu dengan cepat. Saya kemudian langsung berhubungan dengan pendiri komunitas PPK untuk[…]