Sebuah pembicaraan pendek namun menjadi sesuatu yang jadi renungan untuk saya di dalam hati. Saat saya travelling ke Paris belum lama ini, saya sempat menginap di rumah teman saya yang memang orang Perancis dan he is true Parisian (Born, raised and live in Paris).  Saya mengemukakan keterkejutan saya akan kondisi betapa masyarakat Paris sangat mix races and culture. Dan teman saya dan istrinya hanya tertawa karena statement saya. Tetapi mereka  mengatakan mereka semua orang Perancis, karena mereka sudah lahir dan besar di Perancis.  Lalu pembicaraan kami mengalir dan sampai pada topik agama. Meski suami istri, teman saya – François ini seorang atheist dan istrinya – Maylis ini beragama Kristen dan anak-anak mereka semua dibaptis. Maylis bercerita, Perancis sangat menghargai kebebasan[…]