Titik-titik air pelan-pelan keluar dan seperti menunggu momentum yang tepat, ia mengalir menuruni perumukaan gelas yang halus. Tapi peristiwa fisika itu sayangnya tidak mendapat perhatian dari dua sosok yang sedang berhadapan. Mereka saling menatap dan berbicang dengan serunya seakan-akan tidak ingin melewatkan satu detik pun. “Helloo, senang melihatmu. Kamu terlihat sehat dan baik. Thank God. God is good” – Kedua mata tajam itu menyiratkan kebahagiaan saat menatap lekat-lekat perempuan dihadapannya. Perempuan itu sedang berbicara sambil tersenyum. Dia bercerita tentang pekerjaannya, ia bercerita tentang kehidupannya, dia bercerita tentang kelahiran putrinya 1,5 tahun lalu sambil sesekali menyesap minuman beralkohol dari gelasnya. Pelan tanpa terburu-buru, ujung lidah pinknya sempat terlihat menyentuh cairan bewarna coklat gelap lebih dulu seperti radar yang mengetes kualitas minuman[…]