Jadi, hari ini ada kejadian lucu. Hmm mungkin lebih tepatnya ironi. Gue ditelpon oleh telemarketer untuk penawaran asuransi. Lo semua pasti pernah dong, malah mungkin sering, ditelpon oleh telemarketer asuransi untuk penawaran produk mereka. Apa alasan yang biasa lo sampaikan agar mereka mengerti kalo lo ga tertarik dengan cara halus? Kalo gue, biasanya, begini : 1. “Maaf mba, gak dulu yaa”. Buat telemarketer baru, ini udah penolakan. Mereka langsung mundur. 2. “Makasih ya mba/mas, saya sudah ada dari kantor jadi belum butuh asuransi lain.” — Ini gue keluarkan jika cara 1 ga berhasil. 3. “Errr…mas/mba, saya ada meeting. Maaf tidak bisa diganggu dulu,” — ini langsung gue keluarkan jika gue lagi ga mood dan tahu mereka dari bank (yang tidak[…]