Make A Memory…

Titik-titik air pelan-pelan keluar dan seperti menunggu momentum yang tepat, ia mengalir menuruni perumukaan gelas yang halus. Tapi peristiwa fisika itu sayangnya tidak mendapat perhatian dari dua sosok yang sedang berhadapan. Mereka saling menatap dan berbicang dengan serunya seakan-akan tidak ingin melewatkan satu detik pun. "Helloo, senang melihatmu. Kamu terlihat sehat dan baik. Thank God. … Continue reading Make A Memory…