Pria Masa Lalu

Membuka file lama di notebook ku dan menemukan beberapa tulisan ‘curhat’ yang aku tulis saat patah hati. Entah kenapa ya, patah hati kok membuat gue sangat kreatif.

Ketika baca, reaksiku adalah..wooow…wooww… ternyata aku cukup pathetic saat sedang mellow. Paraah.. mengingat belakangan aku melihat temanku yang sedang mengalami keruwetan dalam asmara, aku bisa bilang aku juga paraah kl bicara lagi patah hati. hahaha.. thanks god, curhatan itu tidak ku kirimkan ke orangnya. Karena bisa-bisa dia GR bukan main.

Lucu banget sih kl dibaca yaa…soalnya aku melakukan semua yang aku nasehatkan kepada temenku yang tidak boleh dilakukaan. Pada intinya, sepertinya diriku saat itu bener2 buta sama cinta atau lust? atau hanya kesepian? hell..

Benar-benar geli sendiri.. tapi sekarang aku bisa menjawab dari segala curhatan pathetic aku itu.. yup! Aku ternyata kuat! Aku bisa kembali pulih, ceria dan bahkan sudah mengenyahkan dia selamanya dari hidupku. Lho..yup! karena orang itu pernah menghubungi aku lagi setelah berapa tahun itu menghilang. Tentu saja aku jawab seadanya dan aku kasih tekanan bahwa aku bukan cewek yang sama dan aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama 2 kali.

Dan, 3 kali telpon, 2 kali aku jawab, dia tidak pernah menghubungi aku lagi… well done! Biarkan laki-laki itu sadar bahwa aku bisa bangkit dari rasa sakit hati, dan aku sudah belajar dari kesalahan. Yup! He’s not worth it and i knew now, ill get a great man for my self, greater than him.

Ini jadi pembelajaran buat aku juga, bahwa apapun kekecewaan yang aku alami, ternyata aku bisa bangkit dan kembali ceria dan bahagia. Terima Kasih Tuhan!

%d bloggers like this: